Tiba-tiba ingat semua...
2 tahun... Iya 2 tahun waktu yang sudah cukup lama, kalau itu diibaratkan luka luar mungkin sedah sembuh bahkan tidak ada bekasnya lagi. Tapi, ini masalah hati, masalah perasaan. Secara sederhana semuanya kembali terkenang, dan nyatanya mana mungkin semua yang telah terjadi di 2 tahun silam dapat dilupakan begitu saja, seakan tidak ada kebahagiaan disana.
Disaat diri ini sayang-sayangnya ditinggalkan begitu saja. Saat rasa percaya muncul kembali dihianati begitu saja. Saat kebahagiaan yang dirasa diri cukup gembira namun nyatanya diri ini dikecewakan begitu saja. Apa salah mempertahankan semuanya, saat cobaan kecil menghadang.
Pada saat itu, hati siapa yang tiak sakit, hati siapa yang tak gundah dibuatnya?. Kata mereka, "Itulah cara ALLAH memberi tahu diri ini untuk tidak mengulang kesalahan dalam menjatuhkan rasa sayang, setia dan percaya kepada orang yang tidak tepat".
Sekarang... Semua sudah berlalu, semua sudah mampu dilewati dan harus mampu melewatinya lagi dan lagi. Walau semuanya dilalui dengan berbagai macam keadaan. Dan diri ini pun tidak munafik untuk mangakui, ketika mereka diluar sana menyebut namanya. Diri ini masih merasa ada perasaan sayang walau rasa sakit dikecewakan masih juga terasa. Keduanya seakan sama dan sulit untuk membedakan rasa sayang dan rasa kecewa.
Minggu, 04 November 2012. 19:25 wita. Itulah saat dimana diri ini sudah tak berarti lagi dimatanya. Semua sudah tidak ada artinya lagi, semua sudah terlupakannya dari hal sederhana sampai hal luar biasa. Tapi tidak dengan diri ini yang selalu mengingat semuanya, iya semua yang terjadi dari hal yang membuat hati ini tak mampu melupakan kenangan indah itu hingga keadaan dimana diri ini menyesal telah mengenalnya.
Selamat tinggal kenangan!
Selamat tinggal masa lalu!
Selamat tinggal mereka-mereka yang mendukung kita dulu!
Selamat tinggal keluarganya! Jaga selalu Mama mu
Dan selamat datang hari-hari dimana diri ini mampu melewati semuanya.
Tamban, Minggu 01 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar